Pengertian Dalam penelitian kualitatif
Data diperoleh dari berbagai berbagai sumber dan
dengan menggunakan berbagai macam teknik pengumpulan data yang dilakukan secara
terus menerus sampai data itu jenuh. Bogdan menyatakan bahwa “Data analysis is
the process of systenatically searching and arranging the interview
transcripts, fieldnotes, and other materials that you accumulate to increase
your own understanding of them and to enable you to present what you have
discovered to others”.
Analisis data adalah proses mencari dan meyusun
secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan,
dan bahan –bahan lain, sehingga dapat mudah dipahami, dan temuannya dapat diinformasikankepada
orang lain. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data,
menjabarkannya kedalam unit- unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola,
memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan yang
dapat diceriterakan kepada orang lain.
Menurut
Sugiyono (2011:244), analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara
sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan
dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan
ke unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang
penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah
difahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Analisis data kualitatif bersifat
induktif yang selanjutnya dikembangkian menjadi suatu hipotesis kemudian
selanjutnya dicarikan kembali secara berulang-ulang sehingga menhhsilkan
keputusan apakah hipotesis tersebut bisa diterima dan jika iya maka
hipotesistersebut berkembang menjadi teori. B.
Proses Analisis Data Dalam penelitian kualitatif
, proses analisis data berlangsung baik sebelum terjun ke lapangan, selama di
lapangan dan setelah selesai di lapangan. 1. Analisis Sebelum di lapangan
Analisis dilakukan berdasarkan hasil studi pendahuluan atau data sekunder yang
akan menentukan fokus penelitian. Diibaratkan seseorang ingin mencari hiu putih
di suatu laut. Berdasarkan pada suhu dan kedalaman laut diperkirakan bahwa
dilaut tersebut terdapat hiu putih. Sehingga peneliti memfokuskan untuk
menemukan hiu putih dalam laut tersebut setelah peneliti masuk kedalam laut
namun tidak menemukan keberadaan hiu putih maka jika ia seorang peneliti
kuantitatif maka tentu ia akan membatalkan penelitiannya.
Tetapi jika penelitian kualitatif tidak akan
membatalkannya karena fokus penelitian bersifat sementara. Dalam penelitian
kualitatif jika tidak ditemukan fokus penelitian yang telah dirumuskan dalam
proposal maka peneliti akan merubah fokus penelitiannya yang tidak lagi
berfokus pada hiu putih tetapi akan merubah kepada ikan-ikan lainnya bahkan
juga mengamati terumbu karang yang ada di laut tersebut.
Analisis
Data di lapangan Model Miles dan Huberman Analisis data kualitatif dilakukan
pada saat pengumpulan data berlangsung dan setelah selesai pengumpulan data
dalam periode tertentu. Pada saat wawancara peneliti sudah melakukan analisis
terhadap jawaban yang di wawancarai. Bila jawaban informan setelah dianalisis
terasa belum memuaskan maka peneliti akan melanjutkan pertanyaan lagi sampai
tahap tertentu.
Aktifitas dalam analisis data yaitu data
reduction, data display dan data conclusion drawing atau verification.
1. Data reduction ( reduksi
data ) Data yang diperoleh dari lapangan sangat banyak oleh karena itu perlu
dicatat secara teliti dan rinci. Untuk itu perlu segera dilakukan analisis data
melalui rediksi data. Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal- hal yang
pokok, memfokuskan pada hal- hal yang penting, dicari tema dan polanya. Hal ini
berarti data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan
mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya dan
mencarinya bila diperlukan . Dalam mereduksi data, setiap peneliti akan dipandu
oleh tujuan yang akan dicapai. Tujuan utama dari penelitian kualitatif adalah
pada temuan. Oleh karena itu, jika peneliti dalam melakukan penelitian,
menemukan segala sesuatu yang dipandang asing, tidak dikenal, belum memiliki
pola, justru itulah yang harus dijadikan perhatian peneliti dalam melakukan
reduksi data. Ibarat melakukan penelitian di laut, maka ikan-ikan atau terumbu
karang yang belum dikenal selama ini, justru dijadikan fokus untuk pengamatan
selanjutnya.
2. Data Display (Penyajian Data) Dalam penelitian
kualitatif penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan,
hubungan antar kategori, flowchart dan sejenisnya. Dan penyajian data yang
sering digunakan dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat
naratif.
3. Conclusion Drawing atau
verification Langkah selanjutnya dalam analisis data kualitatif menurut Miles
dan Huberman adalah penarikan kesimpulan. Kesimpulan awal yang dikemukakan
masih bersifat sementara dan akan berubah apabila tidak ditemukan bukti-bukti
yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Tetapi apabila
kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal didukung dengan bukti-bukti yang
valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data maka
kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.
Kesimpulan dalam penelitian kualitatif
kemungkinan dapat menjawab rumusan masalah yang dirumuskan sejak awal atau
kemungkinan juga tidak karena seperti yang telah diketahui bahwasanya masalah
dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan
akan berkembang setelah penelitian berada di lapangan.
Kesimpulan dalam penelitian kualitatif adalah
temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Temuan dapat berupa diskusi atau
gambaran suatu objek yang sebelumnya masih samar-samar sehingga setelah
diteliti menjadi jelas. Kesimpulan dapat berupa hubungan kausal atau interaktif,
hipotesis atau teori.
Analisis Data di Lapangan Model Spradley
Spradley (1980) membagi analisis data penelitian kualitatif menjadi beberapa
tahapan penelitian. Menurutnya proses penelitian kualitaif setelah memasuki
lapangan dimulai dengan menetapkan seorang informan kunci (key informant) yang
dipercaya mampu memberikan penjelasan-penjelasan untuk bisa memasuki objek
penelitian. Setelah itu peneliti melakukan wawancara kepada informan tersebut
dengan tidak lupa untuk mencatat hasil wawancaranya.setelah iti perhatian
peneliti pada objek penelitian dan memulai menhgajukan pertanyaan deskriptif,
yang kemudian dilanjutkan dengan analisis terhadap hasil wawancara.
Berdasarkan hasil dari analisis wawancara
selanjutnya peneliti melakukan analisis domain. Pada langkah selanjutnya yaitu
langkah ketujuh peneliti sudah menentukan fokus dan melakukan analisis
taksonomi. Berdasarkan hasil analisis taksonomi selanjtnya peneliti mengajukan
pertanyaan kontras yang dilakukan dengan analisis komponensial. Hasil dari
analisis komponensial selanjtnya peneliti menemukan tema-tema budaya.
Berdasarkan temuan-temuan tersebut selanjtnya peneliti menuliskan laporan
penelitian etnografi. Proses penelitian bermula dari yang luas kemudian
memfokus dan kemudian meluas kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar