Minggu, 11 Januari 2015

TEKNIK ANALISIS DATA PENELITIAN KUALITATIF


Pengertian Dalam penelitian kualitatif
Data diperoleh dari berbagai berbagai sumber dan dengan menggunakan berbagai macam teknik pengumpulan data yang dilakukan secara terus menerus sampai data itu jenuh. Bogdan menyatakan bahwa “Data analysis is the process of systenatically searching and arranging the interview transcripts, fieldnotes, and other materials that you accumulate to increase your own understanding of them and to enable you to present what you have discovered to others”.
Analisis data adalah proses mencari dan meyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan –bahan lain, sehingga dapat mudah dipahami, dan temuannya dapat diinformasikankepada orang lain. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data, menjabarkannya kedalam unit- unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan yang dapat diceriterakan kepada orang lain.
 Menurut Sugiyono (2011:244), analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah difahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Analisis data kualitatif bersifat induktif yang selanjutnya dikembangkian menjadi suatu hipotesis kemudian selanjutnya dicarikan kembali secara berulang-ulang sehingga menhhsilkan keputusan apakah hipotesis tersebut bisa diterima dan jika iya maka hipotesistersebut berkembang menjadi teori. B.
Proses Analisis Data Dalam penelitian kualitatif , proses analisis data berlangsung baik sebelum terjun ke lapangan, selama di lapangan dan setelah selesai di lapangan. 1. Analisis Sebelum di lapangan Analisis dilakukan berdasarkan hasil studi pendahuluan atau data sekunder yang akan menentukan fokus penelitian. Diibaratkan seseorang ingin mencari hiu putih di suatu laut. Berdasarkan pada suhu dan kedalaman laut diperkirakan bahwa dilaut tersebut terdapat hiu putih. Sehingga peneliti memfokuskan untuk menemukan hiu putih dalam laut tersebut setelah peneliti masuk kedalam laut namun tidak menemukan keberadaan hiu putih maka jika ia seorang peneliti kuantitatif maka tentu ia akan membatalkan penelitiannya.
Tetapi jika penelitian kualitatif tidak akan membatalkannya karena fokus penelitian bersifat sementara. Dalam penelitian kualitatif jika tidak ditemukan fokus penelitian yang telah dirumuskan dalam proposal maka peneliti akan merubah fokus penelitiannya yang tidak lagi berfokus pada hiu putih tetapi akan merubah kepada ikan-ikan lainnya bahkan juga mengamati terumbu karang yang ada di laut tersebut.
 Analisis Data di lapangan Model Miles dan Huberman Analisis data kualitatif dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung dan setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu. Pada saat wawancara peneliti sudah melakukan analisis terhadap jawaban yang di wawancarai. Bila jawaban informan setelah dianalisis terasa belum memuaskan maka peneliti akan melanjutkan pertanyaan lagi sampai tahap tertentu.
Aktifitas dalam analisis data yaitu data reduction, data display dan data conclusion drawing atau verification.
1.      Data reduction ( reduksi data ) Data yang diperoleh dari lapangan sangat banyak oleh karena itu perlu dicatat secara teliti dan rinci. Untuk itu perlu segera dilakukan analisis data melalui rediksi data. Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal- hal yang pokok, memfokuskan pada hal- hal yang penting, dicari tema dan polanya. Hal ini berarti data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya dan mencarinya bila diperlukan . Dalam mereduksi data, setiap peneliti akan dipandu oleh tujuan yang akan dicapai. Tujuan utama dari penelitian kualitatif adalah pada temuan. Oleh karena itu, jika peneliti dalam melakukan penelitian, menemukan segala sesuatu yang dipandang asing, tidak dikenal, belum memiliki pola, justru itulah yang harus dijadikan perhatian peneliti dalam melakukan reduksi data. Ibarat melakukan penelitian di laut, maka ikan-ikan atau terumbu karang yang belum dikenal selama ini, justru dijadikan fokus untuk pengamatan selanjutnya.
2.       Data Display (Penyajian Data) Dalam penelitian kualitatif penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori, flowchart dan sejenisnya. Dan penyajian data yang sering digunakan dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat naratif.
3.      Conclusion Drawing atau verification Langkah selanjutnya dalam analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman adalah penarikan kesimpulan. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara dan akan berubah apabila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Tetapi apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal didukung dengan bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.

Kesimpulan dalam penelitian kualitatif kemungkinan dapat menjawab rumusan masalah yang dirumuskan sejak awal atau kemungkinan juga tidak karena seperti yang telah diketahui bahwasanya masalah dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian berada di lapangan.
Kesimpulan dalam penelitian kualitatif adalah temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Temuan dapat berupa diskusi atau gambaran suatu objek yang sebelumnya masih samar-samar sehingga setelah diteliti menjadi jelas. Kesimpulan dapat berupa hubungan kausal atau interaktif, hipotesis atau teori.
Analisis Data di Lapangan Model Spradley Spradley (1980) membagi analisis data penelitian kualitatif menjadi beberapa tahapan penelitian. Menurutnya proses penelitian kualitaif setelah memasuki lapangan dimulai dengan menetapkan seorang informan kunci (key informant) yang dipercaya mampu memberikan penjelasan-penjelasan untuk bisa memasuki objek penelitian. Setelah itu peneliti melakukan wawancara kepada informan tersebut dengan tidak lupa untuk mencatat hasil wawancaranya.setelah iti perhatian peneliti pada objek penelitian dan memulai menhgajukan pertanyaan deskriptif, yang kemudian dilanjutkan dengan analisis terhadap hasil wawancara.
Berdasarkan hasil dari analisis wawancara selanjutnya peneliti melakukan analisis domain. Pada langkah selanjutnya yaitu langkah ketujuh peneliti sudah menentukan fokus dan melakukan analisis taksonomi. Berdasarkan hasil analisis taksonomi selanjtnya peneliti mengajukan pertanyaan kontras yang dilakukan dengan analisis komponensial. Hasil dari analisis komponensial selanjtnya peneliti menemukan tema-tema budaya. Berdasarkan temuan-temuan tersebut selanjtnya peneliti menuliskan laporan penelitian etnografi. Proses penelitian bermula dari yang luas kemudian memfokus dan kemudian meluas kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar